10 Jenis Desain Interior Rumah Terpopuler Di Dunia!

Membeli rumah bukan lagi sekedar membeli sebuah bangunan permanen untuk berteduh dari panas dan hujan, tapi juga membeli kenyamanan dan nilai estetika. Kenyamanan dan nilai estetika ini bisa diwujudkan dengan cara memilih desain interior rumah yang sesuai dengan ukuran rumah.

Jika kamu memiliki dana lebih untuk menyewa jasa desainer interior, urusan menentukan desain interior rumah tentu menjadi lebih mudah. Tapi, bagaimana jika tidak ingin menggunakan jasa desainer interior? Tenang, kamu bisa menerapkan sendiri poin-poin utama dari desain interior rumah yang ingin digunakan.

Sebelum kamu beraksi untuk menerapkan sendiri desain interior rumah, ada baiknya untuk mengetahui 10 jenis desain interior rumah terpopuler di dunia berikut ini!

  1. Desain interior rumah skandinavia

Desain interior rumah skandinavia identik dengan kesan bersih dan alami. Lantainya biasa menggunakan keramik berwarna putih atau bermaterial kayu. Tidak ada banyak dekorasi dalam desain interior ini.

Penataan furnitur juga dilakukan dengan rapi sehingga tidak ada kesan berantakan, terutama saat melakukan dekorasi ruang keluarga. Daya tarik dari desain ini adalah tata cahaya dan kain-kain throw sebagai dekorasi di atas sofa.

  1. Desain interior rumah modern

Selain minimalis, desain interior rumah modern juga kerap dipilih oleh masyarakat modern. Elemen-elemen yang digunakan pada desain rumah modern pun bisa dibilang mirip dengan desain interior rumah minimalis. Hanya saja desain interior rumah modern ini identik dengan furnitur yang menggunakan material besi dan kaca untuk menciptakan nuansa yang mengkilap dan modern.

  1. Desain interior rumah tradisional

Desain interior rumah tradisional ini merupakan gaya khas Eropa yang identik dengan elemen kayu. Kamu bisa menerapkan elemen kayu pada semua bagian rumah mulai dari material lantai kayu, tempat duduk, meja, lemari, hingga dekorasi. Penggunaan elemen kayu berwarna cokelat ini akan menciptakan suasana alami dan hangat yang akan melengkapi kebersamaan para penghuni rumah.

  1. Desain interior rumah vintage

Desain interior rumah vintage seringkali dikaitkan dengan perempuan karena tampilannya yang cantik dan manis. Desain interior rumah vintageini didominasi dengan warna lembut seperti putih, hijau muda, abu-abu muda, pink pastel, dan kuning muda. Untuk motifnya, desain interior ini didominasi oleh bunga-bunga berukuran kecil yang diterapkan pada sarung bantal atau bahan pelapis sofa.

Sedangkan furnitur yang biasa dipakai saat menata ruang tamu vintage, misalnya, biasa menggunakan material kayu yang catnya sedikit terkelupas sehingga meninggalkan kesan zaman dulu.

  1. Desain interior rumahshabby chic

Desain interior rumah shabby chic dipengaruhi oleh gaya vintage yang sangat feminim dan lembut. Interior shabby chic ini didominasi oleh warna putih, krem, dan warna pastel lainnya. Kata shabby sendiri memiliki arti lusuh, sehingga tidak heran kalau kamu akan menemukan banyak furnitur bergaya lusuh pada interior ini.

Furnitur lusuh ini biasanya berupa meja atau lemari kayu yang catnya sudah mulai mengelupas atau penggunaan kembali barang bekas yang sudah berusia tua sebagai furnitur. Barang bekas yang bisa digunakan kembali misalnya peti kemas kayu sebagai meja atau kaleng sebagai  pot tanaman.

  1. Desain interior rumah bohemian

Desain interior rumah bohemian ini sangat cocok untuk kamu yang memiliki jiwa bebas dan ekspresif. Gaya bohemian memiliki ciri khas penggunaan karpet dan kain-kain yang meramaikan penampilan ruangan.

Untuk menerapkan desain interior ini, kamu bisa memadukan berbagai motif dan warna sekaligus dalam satu ruangan. Misalnya, menggunakan Mandala tapestry sebagai dekorasi. Sarung bantal berwarna merah dengan karpet berwarna hijau? Tidak masalah. Menggunakan 2 jenis sofa sekaligus juga tidak masalah.

  1. Desain interior rumah kontemporer

Desain interior rumah kontemporer merupakan gaya desain yang mewakili masa kini. Desain ini terus mengalami perkembangan seiring bertambahnya waktu. Namun, pada dasarnya desain interior kontemporer didominasi dengan garis ramping dan kontras. Selain itu, teknik pencahayaan juga digunakan untuk fokus kepada aksen dinding.

Elemen-elemen yang sering digunakan adalah bahan sutra, beludru, linen, dan wol untuk sejumlah dekorasi seperti bantal atau bed cover, serta baja dan krom untuk dekorasi seperti lampu, hiasan dinding, atau meja.

  1. Desain interior rumah industrial

Desain interior rumah industrial mendapatkan inspirasi dari interior gudang industri. Desain interior industrial identik dengan lantai beton dan langit-langit baja. Di luar negeri, tidak jarang orang merenovasi bekas gudang untuk mendapatkan interior industrial yang kental.

Warna yang mendominasi interior industrial ini adalah hitam dan abu-abu. Furnitur yang digunakan biasanya bermaterial metal dan besi. Jika ingin menerapkan desain interior ini, pastikan kamu memiliki langit-langit rumah yang tinggi.

  1. Desain interior rumah minimalis

Desain interior rumah minimalis adalah desain interior paling populer di kalangan masyarakat modern yang memiliki hunian mungil dan menginginkan gaya sederhana. Desain interior rumah minimalis identik dengan warna-warna netral seperti putih, abu-abu, dan hitam.

Furnitur yang digunakan memiliki garis bersih dan bentuk yang sederhana seperti kotak dan bulat. Rumah dengan interior minimalis ini juga tidak memiliki banyak dekorasi di setiap sudutnya.

  1. Desain interior rumah transisi

Desain interior rumah transisi merupakan perpaduan dari gaya tradisional dan modern. Elemen-elemen yang digunakan adalah furnitur bermaterial kaca dan besi, serta warna-warna netral seperti putih dan cokelat. Desain interior ini akan menciptakan suasana yang hangat sekaligus nyaman bagi penghuninya.

Setelah tahu berbagai macam desain interior di atas, desain interior rumah apa nih yang akan kamu terapkan di rumah baru nanti?

Lakukan 4 Tips Berikut Buat Desain Kamar Tidur Minimalismu!

Setelah melakukan beragam aktivitas seharian, kamar tidur menjadi salah satu bagian rumah yang ingin Anda kunjungi. Oleh karena itu, diperlukan kondisi kamar yang nyaman agar Anda bisa beristirahat dengan nyaman. Tidak perlu ruangan yang luas, kamar yang kecil juga bisa membuat Anda nyaman dengan dekorasi dan desain yang tepat. Bagaimana caranya? Yuk, simak tips desain kamar tidur minimalis di bawah ini!

  1. Perhatikan Pencahayaan Kamar dan Warna Dinding

Dalam merancang kamar berukuran kecil, Anda harus bisa mengerti trik membuat ilusi agar ruangan terlihat lebih luas. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan pencahayaan yang baik. Cobalah untuk menghilangkan bagian-bagian ruangan yang gelap agar semua sudut kamar bisa terlihat jelas. Gunakan juga warna netral untuk dinding sehingga ruangan tampak lebih luas, seperti putih, warna-warna pastel, biru muda, krem, atau merah muda lembut. Anda juga bisa memanfaatkan cermin agar memberikan kesan kamar  Untuk menerapkan tips desain kamar tidur minimalis ini, Anda bisa berkonsultasi dengan desain interior agar tidak salah memilih warna.

  1. Perhatikan Posisi Tempat Tidur

Tips desain kamar minimalis selanjutnya adalah memperhatikan posisi tempat tidur. Memiliki kamar tidur kecil berarti Anda harus bisa menempatkan furnitur dan tempat tidur yang tepat. Jangan pilih tempat tidur yang terlalu besar agar ruangan tidak menjadi sempit. Sebaiknya, pilih tempat tidur yang tidak memiliki terlalu banyak ornamen dan dapat dirapatkan di dinding. Tempat tidur harus selalu menjadi focal point, dan cara terbaik melakukannya adalah dengan menempatkannya di dinding ruangan yang paling terlihat. Dengan begitu, Anda bisa mengakses tempat tidur dari kedua sisi.

  1. Manfaatkan Karpet

Banyak yang menganggap pemakaian karpet di dalam kamar hanya detail dekoratif dan ornamen tambahan saja. Padahal, karpet memiliki fungsi yang cukup fungsional karena dapat membantu menjadikan ruangan kecil terlihat lebih luas. Anda perlu memperhatikan perbandingan ukuran karpet dan ruangan. Cara mudahnya, karpet lebih baik tidak melebihi 50% luas alas ruangan. Jika tempat tidur Anda berada di tengah dinding, tempatkan karpet sekitar 2/3 pada bagian tempat tidur. Dengan desain kamar tidur minimalis ini, Anda harus bisa menyelaraskan tema ruangan dengan karpet. Selain lebih nyaman untuk dilihat, warna dan corak karpet yang selaras dengan tema kamar akan membuat lebih luas.

  1. Kreasikan Tempat Penyimpanan yang Unik

Memiliki kamar kecil memberikan tantangan sendiri untuk kamu yang punya banyak barang. Tips desain kamar minimalis yang satu ini menyarankan Anda untuk menjadi kreatif. Contohnya, Anda bisa menggunakan kotak penyimpanan khusus di bagian bawah tempat tidur, dan manfaatkan rak di dinding sebagai tempat untuk menyimpan buku, atau papan untuk menggantung tas, sepatu, dan barang-barang Anda lainnya. Jika Anda tertarik untuk mencoba hal lebih unik, Anda bisa membuat tempat tidur yang bisa dilipat ke dalam tembok. Hal ini memang membutuhkan usaha yang lebih besar dalam pembuatannya, tapi jika berhasil, Anda bisa menikmati nyamannya tempat tidur tanpa terhalang besarnya tempat tidur.

Dengan berbagai desain kamar tidur minimalis di atas, Anda tidak perlu khawatir jika memiliki kamar yang kecil. Banyak yang bisa dimanfaatkan agar ruangan sempit tetap bisa fungsional.

Ukuran Rumah Anda Terlalu Sempit? Lakukan 9 Tips Berikut!

Lahan yang semakin terbatas membuat rumah berukuran semakin kecil, atau sering disebut dengan rumah minimalis, menjadi kian diminati. Saat ini, rumah minimalis sederhana semakin banyak diminati oleh masyarakat. Namun, bukan berarti rumah berukuran kecil tidak nyaman ditempati. Jika Anda tahu tips dan trik untuk membuat desain rumah minimalis, sangat mudah untuk membuat hunian Anda menjadi lebih menarik.

Ada sembilan tips membuat rumah kecil Anda menjadi terasa lebih nyaman, luas dan tampak modern:

  1. Maksimalkan Ruang yang Ada

Jangan buat rumah Anda yang memang sudah sempit menjadi semakin sempit dengan menempatkan barang-barang yang tidak perlu di dalamnya.

Hal lain yang juga harus Anda perhatikan untuk menjaga rumah minimalis adalah jangan terlalu banyak menaruh perabotan di lantai rumah. Anda bisa mencoba untuk menggunakan rak dinding untuk menyimpan buku ketimbang meja, atau rak TV yang menempel di dinding ketimbang TV set model lama yang memakan ruang di rumah anda.

  1. Hindari Pembatas Ruangan yang Berlebihan

Membuat pembatas ruangan pasti harus dipikirkan ketika akan membentuk konsep desain rumah minimalis. Yang harus Anda ingat, pembatas ruangan jika dipasang secara berlebihan akan membuat rumah menjadi lebih sempit. Untuk menyiasatinya, beberapa ruangan dapat dijadikan satu tanpa sekat dinding dan digantikan dengan perabotan dengan fungsi yang sama, yaitu menjadi pembatas. Contohnya seperti gambar rumah di atas, sebuah rak sederhana yang unik telah memberikan fungsi kedua sebagai pembatas.

  1. Menggunakan Warna yang Tepat

Mengecat ruangan Anda dengan warna putih atau warna yang lebih terang akan menimbulkan kesan yang luas dan lapang. Jangan gunakan terlalu banyak warna. Kombinasi putih, abu-abu terang dan aksen kayu sedang tren saat ini. Desain rumah dengan warna-warna yang sederhana dan terang mungkin bisa Anda coba jika ingin merenovasi ruangan atau jika saat ini Anda membeli hunian baru.

  1. Gunakan Cermin

Semakin besar ukuran cermin akan semakin baik. Kenapa? Cermin yang mempunyai sifat memantulkan bayangan akan membantu menciptakan ilusi optik yang membuat ruangan seolah-olah bertambah besar. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk rumah minimalis Anda, karena seolah-olah akan menambah ruangan baru di dalam rumah.

  1. Beli Perlengkapan Rumah Tangga yang Unik

Sekarang ini sudah banyak tersedia berbagai jenis perabotan yang unik, baik dari segi desain maupun warna. Sebuah rumah minimalis modern, juga harus memiliki konsep perabotan atau pajangan yang memiliki bentuk yang sederhana, tetapi unik. Anda bisa lihat pada gambar di atas ada sebuah pajangan burung yang sangat minimalis, namun menciptakan kesan berbeda. Anda juga bisa perhatikan model vas tanaman yang digunakan pada gambar tersebut. Jadi, walaupun serba minimalis, Anda tidak akan merasa bosan.

  1. Pencahayaan dan Sirkulasi Udara yang Baik

Jika rumah Anda menghadap ke arah terbitnya matahari, hal itu sangat bagus karena Anda bisa mendapatkan manfaat dari sinar matahari pagi. Selain bagus untuk kesehatan, hal tersebut juga bisa mengurangi kelembaban yang ada di ruangan. Jendela yang lebar dapat Anda gunakan untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Selain itu, penggunaan penerangan dalam rumah juga harus diupayakan agar tidak terlihat suram. Gunakan penerangan yang cukup, sehingga ruangan akan terasa lebih lega.

Pastikan juga sirkulasi udara berfungsi dengan baik untuk menghindarkan rumah Anda dari kondisi pengap. Dengan memaksimalkan penggunaan ventilasi udara, Anda juga dapat menghemat penggunaan pendingin udara.

  1. Objek Pengalih Perhatian

Sebuah lukisan besar dengan gambar yang menarik akan menjadi fokus utama tamu ketika pertama kali masuk ke rumah. Selain membuat rumah Anda lebih menarik, hal ini juga akan mengalihkan perhatian tamu dari kondisi rumah Anda yang sempit.

Namun, perlu Anda ingat, jangan menggunakan perabot besar untuk ditaruh di lantai, karena hal ini dapat memakan banyak tempat dari ruangan Anda.

  1. Kondisikan Rumah Selalu Dalam Keadaan Bersih

Seperti halnya penjelasan di atas, hindari penggunaan barang-barang yang tidak penting di dalam rumah Anda. Jika terlalu menumpuk akan menimbulkan kesan ruwet sehingga akan membuat pemilik rumah menjadi bosan dan bahkan stress.

Perhatikan peletakan barang-barang dengan membuat kesan sederhana. Buatlah kondisi sedemikian rupa agar memudahkan Anda dalam membersihkan rumah. Rumah yang bersih akan membuat perasaan senang dan dapat menghindarkan diri dari stress. Lalu, barang-barang kebersihan seperti kain pel, sapu, vacuum cleaner, sabun, dan sebagainya dapat juga Anda buatkan lemari penyimpanan sehingga ruangan Anda tetap tertata rapi.

  1. Desain Tangga Seramping Mungkin

Jika rumah minimalis sederhana Anda memiliki tangga, buatlah seramping mungkin. Hal ini akan sangat berguna untuk menghemat ruang yang ada di rumah Anda. Disarankan untuk meletakkan tangga di ujung sehingga tidak mengganggu pemandangan dan menghabiskan tempat di ruang utama.

Selain itu, Anda juga bisa mendesain tangga dengan arah yang bervariasi, dan tidak harus lurus. Ini bisa Anda lakukan untuk menghemat ruang, karena tangga yang lurus relatif lebih menghabiskan banyak tempat, baik di lantai di bawah maupun di atasnya. Pilihan tangga berbentuk huruf L atau melingkar bisa menjadi pilihan yang cocok untuk Anda.