10 Daftar Wisata Di Jogja Buat Kamu yang Ingin Liburan Disana!

Apabila Anda sedang merencanakan liburan ke Jogja dalam waktu dekat, tak perlu bingung hendak ke mana. Berikut adalah daftar lengkap tempat wisata di Jogja yang tidak boleh dilewatkan, mulai dari wisata sejarah hingga wisata kekinian, berbasis hiburan maupun pengetahuan, untuk anak-anak atau orang dewasa.

  1. Malioboro

Malioboro adalah salah satu tempat wisata di Jogja yang merupakan favorit para wisatawan. Bahkan, hampir semua orang yang pernah berkunjung ke kota ini pasti pernah menyambangi Malioboro. Tempat ini merupakan sebuah kawasan yang menawarkan beragam daya tarik. Pengunjung bisa berbelanja batik, duduk santai di bangku-bangku yang tersedia di trotoar, atau memanjakan lidah dengan berwisata kuliner.

Untuk mencapai Malioboro sangat mudah karena tempat ini berada tepat di jantung Kota Jogja. Banyak transportasi umum yang menghubungkannya dengan wilayah lain. Bahkan, apabila Anda datang dari luar kota dengan kereta api dan turun di Stasiun Tugu, berjalan kaki ke Malioboro sangat memungkinkan karena jaraknya yang cukup dekat.

Karena merupakan ruang publik, Anda tidak perlu membayar untuk berkunjung ke Malioboro. Pengunjung hanya perlu membayar biaya retribusi jika datang dengan kendaraan bermotor. Agar nyaman berkunjung ke Malioboro, pilihlah waktu pada sore hari sehingga keindahan dan eksotisme destinasi ini semakin terasa berkesan. Selain itu, Malioboro juga terkenal sebagai tempat berburu oleh-oleh khas Jogja lho.

  1. Keraton Yogyakarta

Destinasi selanjutnya yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Jogja adalah Keraton. Tempat ini merupakan Istana Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan masih menjadi hunian keluarga kerajaan hingga saat ini. Keraton bisa digolongkan sebagai salah satu situs sejarah yang menyimpan banyak kisah dari masa lampau.

Wisatawan bisa mengelilingi area Keraton dengan membayar karcis masuk sebesar Rp7.000 saja. Setiap hari, tempat wisata di Jogja ini dibuka untuk masyarakat umum pada pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB. Lokasinya tepat di Jl. Rotowijayan Blok No.1 Panembahan, Kraton. Pengunjung bisa menggunakan transportasi umum seperti becak atau delman maupun kendaraan pribadi untuk tiba di objek wisata sejarah ini.

Saat berkunjung ke Keraton, wisatawan akan disuguhi pemandangan elok khas arsitektur zaman dahulu. Gedung-gedung yang indah dan artistik menjadi latar berfoto yang eksotis. Di dalam Keraton, wisatawan juga bisa melihat-lihat berbagai koleksi warisan dari masa lalu yang dipamerkan di ruang khusus.

  1. Taman Sari

Konon, Taman Sari adalah tempat permandian para putri raja pada masa lalu. Tak mengherankan jika bangunan ini terlihat artistik dan menarik meskipun kondisinya sudah mulai usang dimakan waktu. Tempat wisata di Jogja ini juga kerap digunakan sebagai lokasi foto prewedding oleh para pasangan yang sedang mempersiapkan pernikahan.

Lokasi Taman Sari berada di Jl. Taman, Kraton, Yogyakarta. Dari Keraton, jaraknya hanya sekitar 1 km saja. Biaya tiket masuk ke dalam Taman Sarihanya sekitar Rp5.000 per orang. Pengunjung bisa datang antara pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB setiap hari. Bagi yang sekadar ingin bersantai di sore hari, Taman Sari juga direkomendasikan.

  1. Taman Pintar

Berbeda dengan Taman Sari, Taman Pintar merupakan tempat liburan di Jogja yang tepat bagi anak-anak dan keluarga. Selain berlibur, berkunjung ke Taman Pintar akan menambah wawasan si kecil. Berbagai wahana yang tersedia di dalamnya, seperti wahana teater 3D dan wahana bahari, akan mengajak anak untuk belajar sekaligus bermain.

Taman Pintar bisa dikunjungi pada pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB setiap hari. Lokasinya adalah di Jl. Panembahan Senopati No.1-3, tidak terlalu jauh dari Malioboro. Ada banyak moda transportasi yang bisa digunakan untuk mencapai tempat wisata di Jogja ini, mulai dari bus umum, bus Trans Jogja, taksi, delman, becak, atau kendaraan pribadi.

Selain bisa mengunjungi wahana-wahana yang tersedia, anak-anak juga bisa melakukan berbagai aktivitas menyenangkan dan bermanfaat di Taman Pintar. Misalnya, belajar membatik. Sungguh menarik, bukan?

  1. Pantai Parangtritis

Objek wisata lain di Jogja yang juga cukup populer di kalangan wisatawan adalah Pantai Parangtritis. Banyak wisatawan yang menyempatkan diri untuk berkunjung ke objek wisata ini ketika sedang berada di Jogja. Apa sih yang menarik dari Pantai Parangtritis?

Pada umumnya, daya tarik objek wisata pantai terletak pada pasir putihnya yang membentang. Namun, pasir Pantai Parangtritis justru berwarna hitam. Meskipun demikian, pilihan aktivitas rekreasi yang bisa dilakukan di tempat wisata di Jogja ini cukup banyak dan beragam. Beberapa di antaranya adalah bermain air, mengendarai ATV (All Terrain Vehicle), menyusuri pesisir pantai dengan naik bendi, atau sekadar duduk bersantai menikmati pemandangan indah di sore hari.

Bukan hanya itu, pada malam hari, pengunjung juga bisa menikmati suasana pantai yang menakjubkan. Minimnya cahaya akan membuat pemandangan langit di malam hari yang dipenuhi bintang terlihat semakin cantik. Sebagai pelengkap, Anda bisa menikmati kerenyahan jagung bakar sembari menghangatkan badan dengan wedang ronde.

Untuk mencapai tempat wisata ini, pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 27 km dari pusat Kota Jogja ke arah selatan. Namun, jangan khawatir karena ada banyak transportasi umum yang melewati rute ini.

  1. Kebun Binatang Gembiraloka

Melihat keragaman aneka satwa, mulai dari gajah, ular, monyet, hingga burung, adalah sesuatu yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak. Hal itu bisa diwujudkan dengan berkunjung ke Kebun Binatang Gembiraloka, Yogyakarta. Selain melihat-lihat, pengunjung juga diperbolehkan memberi makan binatang-binatang ini. Bahkan, ada pula kesempatan untuk berfoto secara langsung dengan aneka satwa tersebut.

Kebun Binatang Gembiraloka terletak di Jl. Kebun Raya No. 2. Area kebun binatang ini memang cukup luas sehingga bisa menampung puluhan bahkan ratusan jenis satwa. Untuk menuju Gembiraloka, pengunjung bisa memanfaatkan beberapa alat transportasi, termasuk bus. Bagi wisatawan, disarankan untuk datang setelah pukul 08.00 WIB atau sebelum 16.00 WIB. Sebagai biaya masuk, Anda juga harus membayar tiket Rp30.000 per orang.

Karena luasnya area wisata, Anda bisa berkeliling menggunakan kereta mini yang disebut Taring. Kereta ini berkeliling di Gembiraloka dan mengangkut para pengunjung dari satu titik ke titik lain. Ada beragam keseruan lain yang bisa dirasakan saat berkunjung ke kebun binatang Gembiraloka, seperti misalnya perahu boat, kapal katamaran, gajah tunggang, perahu senggol, dan sebagainya.

  1. Museum Affandi

Objek wisata selanjutnya yang bisa dikunjungi di Jogja adalah Museum Affandi. Terletak di Jl. Laksda Adisucipto 167, Museum Affandi menyimpan koleksi lukisan pelukis Affandi semasa ia hidup dan aktif berkarya. Bukan hanya lukisannya, terdapat juga beberapa karya pelukis lain di museum ini. Jika dihitung, ada sekitar 300 benda seni yang ada di Museum Affandi. Ada juga berbagai benda dan koleksi foto yang menggambarkan perjalanan hidup sang pelukis.

Bagi Anda yang gemar melukis, jangan lewatkan tempat wisata di Jogja yang satu ini. Akses transportasi terbilang sangat mudah karena Jl. Laksda Adisucipto termasuk salah satu jalan utama di Jogja. Nah, untuk masuk ke dalam museum, pengunjung perlu membayar tiket masuk seharga Rp20.000 per orang. Jam operasional museum adalah dari pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB setiap hari. Sayangnya, pada hari libur nasional, museum ini tidak dibuka untuk umum.

  1. Alun-Alun Kidul

Pada siang hari, tempat ini tidak tampak begitu menarik. Hanya ada tanah lapang yang luas dengan 2 pohon beringin yang sangat besar tumbuh di tengahnya. Namun, keramaian akan mulai terlihat menjelang sore. Sepeda tandem dan becak hias memadati jalanan yang melingkari Alun-alun Kidul.

Di tempat ini terkenal sebuah tradisi setempat yang disebut “masangin”. Ini adalah prosesi berjalan lurus melewati dua pohon beringin dengan mata tertutup. Biasanya, para pengunjung yang mencoba prosesi ini tidak banyak yang berhasil dan justru melenceng ke kiri atau ke kanan.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati suasana sore hingga malam sambil menikmati wedang ronde atau jagung bakar. Nyanyian merdu para pengamen akan semakin menyempurnakan pengalaman berkunjung ke Jogja kali ini.

  1. Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu adalah salah satu museum kebanggaan warga Jogja karena pernah dinobatkan sebagai museum terbaik di Indonesia. Di dalam museum ini, pengunjung akan diajak untuk melacak sejarah dan kekayaan tradisi serta budaya Indonesiamelalui beragam koleksi yang ada di dalamnya.

Museum ini terletak di Jl. Boyong Km 25 Kaliurang Barat.Untuk mencapainya, paculah kendaraan Anda dari Gerbang Kaliurang sejauh 2 km. Setelah tiba di pertigaan Patung Udang, ambilah jalur ke utara lalu ke kanan. Ada baiknya, Anda menggunakan kendaraan pribadi supaya lebih fleksibel untuk mencapai lokasi.

Museum Ullen Sentalu dibuka untuk umum setiap hari, yaitu pada pukul 09.00 WIB dan sebelum 16.00 WIB. Untuk tiket masuk, pengunjung perlu membayar Rp25.000 per orang. Dengan harga ini, kita sudah bisa melihat-lihat berbagai koleksi kain batik, surat, alat musik tradisional, hingga lukisan yang bernilai sejarah tinggi. Uniknya, di dalam museum ini pengunjung tidak diperbolehkan membawa atau menggunakan kamera. Para pengunjung dilarang untuk memotret isi di dalam Museum Ullen Sentalu.

  1. Tlogo Putri Kaliurang

Saat berlibur ke Jogja, apakah Anda pernah berkunjung ke Kaliurang? Kawasan ini terletak tepat di lereng Gunung Merapi. Untuk tiba di sana, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit berkendara dari pusat kota. Nah, salah satu objek wisata yang layak untuk dikunjungi di Kaliurang adalah Tlogo Putri, Kaliurang.

Tempat wisata di Jogja ini memang tidak terlalu besar. Letaknya tepat di kawasan Terminal Kaliurang. Salah satu hal yang ditawarkannya adalah pemandangan alam yang hijau dengan bukit-bukit yang tegak menjulang menyembul di baliknya. Hawa yang segar pun masih bisa dinikmati tatkala kita berkunjung ke tempat wisata di Jogja ini.

Selain itu, ada pula bendungan kecil yang tepinya sungguh asyik dijadikan sebagai tempat untuk nongkrong. Sambil menikmati teh nasgitel dan jadah tempe, Anda bisa berwisata sembari bercengkerama bersama keluarga atau teman. Di sini, tersedia pula kuliner khas penduduk Kaliurang yaitu sate kelinci.

Untuk masuk ke kawasan wisata Kaliurang, pengunjung hanya perlu membayar Rp3.000 per orang. Apabila tidak terburu-buru, Anda bisa menginap selama satu hingga dua hari di daerah ini. Jangan khawatir, ada banyak pilihan tempat menginap yang terekomendasi dan harganya terjangkau.

7 Wisata Tebing Di Indonesia yang Cocok Buat Kamu Kunjungi

Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan alam yang lengkap. Sehingga tidak heran jika ada banyak lokasi wisata alam yang menawarkan pemandangan indah. Salah satunya betema tebing. Bagi Anda yang suka dengan pemandangan tebing, berikut beberapa rekomendasi wisata tebing di Indonesia yang mungkin cocok untuk dikunjungi saat liburan nanti.

  1. Brown Canyon

Nama Brown Canyon akhir-akhir ini memang cukup populer sebagai salah satu ibjek wisata di kawasan Semarang. Walau sebenanya Brown Canyon bukan sebuah tebing, melainkan adalah kawasan tambang yang menjadikan kawasan ini mirip dengan Grand Canyon di Amerika.

Tentunya Brown Canyon sangat indah, walaupun ketika berwisata ke sana memang tidak ada fasilitas yang memadai. Bahkan dari sana Anda bisa melihat truk pengangkut bahan material yang berseliweran di sana.

Hal ini dikarenakan tempat ini memang masih aktif dijadikan penambangan hingga saat ini. Hasil kegiatan tambangnya terbentuk seperti jajaran tebing-tebing batu yang indah. Selain itu Tiket Masuk Brown Canyon Semarang tidak mahal.

  1. Tebing Breksi

Jika Anda sedang berwisata ke Yogyakarta dan sekitarnya, jangan lupa untuk berkunjung ke salah satu wisata tebing di Indonesia yaitu Tebing Breksi. Tebing yang satu ini juga merupakan tempat penambangan batu alam.

Akan tetapi seiring berkembangnya waktu tebing ini dipugar menjadi tempat wisata. Objek wisata Tebing Breksi sendiri baru digarap sejak 2014 lalu. Hal menarik dari sana adalah tebing batu yang diukir dan didekorasi dengan indah.

Lokasinya berada di sekitar Prambanan, yaitu di Pedukuhan Nglengkong, Groyokan, Sambirejo, Prambanan. Bahkan dari sana Anda juga bisa melihat Gunung Merapi yang indah.

  1. Tebing Pantai Melasti

Pantai Melasti yang berada di Desa Ungasan Bali merupakan salah satu objek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Jika Anda kebetulan sedang berada di Bali, cobalah berkunjung ke destinasi wisata yang satu ini.

Hal menarik di sana bukan hanya tentang Pantai Terindah di Bali dan lautan yang biru saja, melainkan juga tentang tebing yang ada di dekat pantai itu sendiri yang sangat indah. Tebing kapur di tepi pantai Melasti memiliki ketinggian sekitar 100 hingga 150 meter.

Tebing ini juga berbatasan langsung dengan jalan raya yang berkelok-kelok. Saat akan menuju Pantai Melasti, pasti Anda akan melewati jalan raya tersebut. Pemandangan indah juga bisa didapatkan dari atas tebing.

  1. Tebing Pantai Pandawa

Layaknya Pantai Melasti, Pantai Pandawa di Bali juga memiliki panorama tebing kapur yang sangat indah. Tebing di Pantai Pandawa juga merupakan salah satu ikon wisata Pantai Pandawa yang unik.

Di tebing itu ada beberapa hiasan seperti patung dan juga beberapa hiasan lainnya yang dibuat menarik untuk wisata. Patung yang ada seperti nama dari pantai ini yaitu patung para pandawa.

Lokasi pantai yang juga cocok untuk wisata bahari di Bali ini ada di Desa Kutuh, Kuta Selatan. Lokasi ini berada di antara Uluwatu dan Nusa Dua. Jika ingin berkunjung ke sana, Anda bisa juga menikmati aneka permainan air yang ada di pantai.

  1. Bukit Arosbaya

Wisata tebing di Indonesia berikutnya yang menarik untuk dikunjungi adalah Bukit Kapur Arosbaya yang berada di Bangkalan, Madura. Bukit yang satu ini lokasinya berada di dekat Pesarean Aermata.

Tebing ini cukup unik dengan warna keemasannya. Jika bukit kapur kebanyakan memiliki suasana yang cukup panas, tidak demikian dengan bukit kapur ini. Hal ini disebabkan adanya pepohonan rindang dan juga tanaman yang tumbuh di tebing.

Anda bisa berkunjung ke sana untuk melihat relief bukit yang indah. Di dalam kawasan wisata ini juga ada lorong-lorong yang tercipta dari lubang bukit atau sela-sela bukit.

  1. Tebing Bukit Kelam

Wisata tebing berikutnya ada di dekat kota Sintang. Lokasi ini kurang lebih 395 kilometer dari kota Pontianak. Tebing yang satu ini sangat menarik karena sangat mirip dengan Ayers Rock yang ada di Australia.

Hanya saja warna tebing ini lebih hitam dan lebih gelap. Tebing unik ini adalah sebuah batu raksasa. Di dekatnya ada dua liran sungai besar yaitu sungai Kapuas dan sungai Melawi. Di tempat ini Anda bisa melakukan olahraga panjat tebing tebaik di Kalimantan Barat.

Selain panjat tebing Anda juga bisa tracking untuk bisa sampai di puncaknya. Tebing yang satu ini adalah batu monolit terbesar di dunia. Namun popularitasnya memang kurang sebagai objek wisata.

  1. Tebing Koja Kandang Godzilla

Jika Anda tinggal di Jakarta dan sekitarnya, tidak perlu jauh-jauh juga untuk menikmati wisata tebing di Indonesia karena di Tangerang ada juga salah satu tebing menarik yang bisa dikunjungi di akhir pekan.

Inilah Tebing Koja Kandang Godzilla. Lokasinya ada di Desa Cisuka Tangerang. Pemandangan yang ada di sana sangat indah. Warna tebing adalah kecokelatan. Di tepi-tepinya Anda akan mendapati sawah yang hijau dan segar.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Tempat Wisata di Tangerang ini adalah saat matahari menjelang terbenam dan saat matahari menjelang terbit. Anda bisa mendapatkan suasana sunrise dan juga sunset dengan cukup unik walau lokasinya masih berada di sekitaran Jakarta.

Pengen Liburan Ke Malang? Coba Kunjungi 7 Tempat Berikut.

1. Komplek Wisata Paralayang, Gunung Banyak

Anda mungkin akan menolak permainan paralayang karena takut akan ketinggian. Namun, bagaimana jika Anda berada di atas sana dengan pasangan, sambil melihat pemandangan kota dan alam yang masih asri sekali? Bisa jadi, jantung Anda akan berdetak kencang bukan karena takut, tapi deg-degan karena sedang kasmaran. Mau mencobanya? Datangi saja salah satu penyedia jasa paralayang yang terpusat di Komplek Wisata Paralayang di Gunung Banyak, Batu.

2. Omah Kayu

Pengalaman yang juga tidak akan kalah romantis adalah melihat pemandangan alam yang menyejukkan dari atas rumah pohon. Anda bisa merasakannya di Omah Kayu. Penginapan berkonsep rumah pohon ini bisa dinikmati dengan harga mulai dari Rp 250.000 saja per malamnya. Namun jika Anda tidak mau menginap, Anda tetap bisa mendatangi tempat ini sebagai pengunjung dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 saja.

3. Batu Night Spectacular (BNS)

Batu Night Spectacular atau BNS wajib Anda kunjungi jika liburan ke Malang. Hanya buka pada malam hari, BNS menyediakan berbagai wahana yang beragam, seperti sepeda terbang, merry-go-round, go-kart, rumah hantu, dan taman lampion yang romantis sekali, cocok untuk pasangan. Tiket masuknya pun murah, hanya Rp 20.000 untuk hari biasa dan Rp 25.000 untuk akhir pekan, ditambah dengan biaya sebesar Rp 10.000-Rp 15.000 per wahana jika Anda ingin menaikinya. Sedikit tips, jangan lupa bawa jaket, karena udaranya cukup dingin ketika malam tiba.

4. Taman Bunga Selecta

Walau dinamakan Taman Bunga, Selecta memiliki lebih dari sekadar taman bunga. Tempat rekreasi ini juga menyediakan pemandian air panas, fasilitas outbond, arena kuda, permainan sepeda air, dan banyak lagi. Di sini, Anda dan pasangan bisa melakukan berbagai kegiatan yang nampak sederhana, tapi sebetulnya romantis dan manis. Anda hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 25.000, plus tambahan biaya untuk wahana lain yang ingin Anda coba dan berkisar dari Rp 5.000-Rp 20.000.

5. Coban Rondo

Malang memiliki banyak sekali air terjun; orang lokal menyebutnya sebagai “coban”. Salah satu air terjun yang paling terkenal adalah Coban Rondo. Mengapa? Karena katanya, Coban Rondo menyimpan kisah cinta antara Dewi Anjarwati dan suaminya, Raden Baron Kusuma, yang tewas dalam pertempuran dengan Joko Lelono ketika memperebutkan sang istri. Ajak pasangan ke Desa Pandansari, Kecamatan Pujon, sekitar 12 km dari Kota Batu, dan Anda akan menemukan air terjun cantik penuh sejarah ini.

6. Alun-Alun Kota Batu

Kalau alun-alun di kota-kota kebanyakan hanya berisi lapangan luas atau taman, maka alun-alun di kota Batu menyediakan wisata gratis! Anda bisa naik bianglala dan anak-anak bisa bermain di playground yang tersedia di sana. Asyiknya, Anda tidak akan dipungut biaya sepeser pun untuk main di area alun-alun, kecuali jika Anda ingin menaiki bianglalanya. Mau bersantai saja sambil mengobrol dengan pasangan? Ada air mancur cantik yang bisa menjadi latar belakang perbincangan Anda.

7. Museum Angkut

Tidak terlalu suka museum? Coba pergi ke Museum Angkut dulu! Terletak di kota Batu, di sini ada banyak sekali koleksi mobil tua yang otentik dari berbagai benua! Bukan cuma mobil, Anda pun bisa menemukan kendaraan kuno seperti kereta kuda. Selain itu, Anda bisa melihat mobil yang pernah digunakan oleh Presiden Soekarno. Untuk masuk, Anda hanya akan dikenakan tiket sebesar Rp 50.000 untuk hari biasa dan Rp 75.000 untuk akhir pekan. Sedikit mahal memang, tapi Anda dan pasangan bisa puas berfoto-foto dengan latar klasik dan mobil-mobil antik. Hasil fotonya pun pasti akan terlihat cantik.