10 Daftar Wisata Di Jogja Buat Kamu yang Ingin Liburan Disana!

Apabila Anda sedang merencanakan liburan ke Jogja dalam waktu dekat, tak perlu bingung hendak ke mana. Berikut adalah daftar lengkap tempat wisata di Jogja yang tidak boleh dilewatkan, mulai dari wisata sejarah hingga wisata kekinian, berbasis hiburan maupun pengetahuan, untuk anak-anak atau orang dewasa.

  1. Malioboro

Malioboro adalah salah satu tempat wisata di Jogja yang merupakan favorit para wisatawan. Bahkan, hampir semua orang yang pernah berkunjung ke kota ini pasti pernah menyambangi Malioboro. Tempat ini merupakan sebuah kawasan yang menawarkan beragam daya tarik. Pengunjung bisa berbelanja batik, duduk santai di bangku-bangku yang tersedia di trotoar, atau memanjakan lidah dengan berwisata kuliner.

Untuk mencapai Malioboro sangat mudah karena tempat ini berada tepat di jantung Kota Jogja. Banyak transportasi umum yang menghubungkannya dengan wilayah lain. Bahkan, apabila Anda datang dari luar kota dengan kereta api dan turun di Stasiun Tugu, berjalan kaki ke Malioboro sangat memungkinkan karena jaraknya yang cukup dekat.

Karena merupakan ruang publik, Anda tidak perlu membayar untuk berkunjung ke Malioboro. Pengunjung hanya perlu membayar biaya retribusi jika datang dengan kendaraan bermotor. Agar nyaman berkunjung ke Malioboro, pilihlah waktu pada sore hari sehingga keindahan dan eksotisme destinasi ini semakin terasa berkesan. Selain itu, Malioboro juga terkenal sebagai tempat berburu oleh-oleh khas Jogja lho.

  1. Keraton Yogyakarta

Destinasi selanjutnya yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Jogja adalah Keraton. Tempat ini merupakan Istana Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan masih menjadi hunian keluarga kerajaan hingga saat ini. Keraton bisa digolongkan sebagai salah satu situs sejarah yang menyimpan banyak kisah dari masa lampau.

Wisatawan bisa mengelilingi area Keraton dengan membayar karcis masuk sebesar Rp7.000 saja. Setiap hari, tempat wisata di Jogja ini dibuka untuk masyarakat umum pada pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB. Lokasinya tepat di Jl. Rotowijayan Blok No.1 Panembahan, Kraton. Pengunjung bisa menggunakan transportasi umum seperti becak atau delman maupun kendaraan pribadi untuk tiba di objek wisata sejarah ini.

Saat berkunjung ke Keraton, wisatawan akan disuguhi pemandangan elok khas arsitektur zaman dahulu. Gedung-gedung yang indah dan artistik menjadi latar berfoto yang eksotis. Di dalam Keraton, wisatawan juga bisa melihat-lihat berbagai koleksi warisan dari masa lalu yang dipamerkan di ruang khusus.

  1. Taman Sari

Konon, Taman Sari adalah tempat permandian para putri raja pada masa lalu. Tak mengherankan jika bangunan ini terlihat artistik dan menarik meskipun kondisinya sudah mulai usang dimakan waktu. Tempat wisata di Jogja ini juga kerap digunakan sebagai lokasi foto prewedding oleh para pasangan yang sedang mempersiapkan pernikahan.

Lokasi Taman Sari berada di Jl. Taman, Kraton, Yogyakarta. Dari Keraton, jaraknya hanya sekitar 1 km saja. Biaya tiket masuk ke dalam Taman Sarihanya sekitar Rp5.000 per orang. Pengunjung bisa datang antara pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB setiap hari. Bagi yang sekadar ingin bersantai di sore hari, Taman Sari juga direkomendasikan.

  1. Taman Pintar

Berbeda dengan Taman Sari, Taman Pintar merupakan tempat liburan di Jogja yang tepat bagi anak-anak dan keluarga. Selain berlibur, berkunjung ke Taman Pintar akan menambah wawasan si kecil. Berbagai wahana yang tersedia di dalamnya, seperti wahana teater 3D dan wahana bahari, akan mengajak anak untuk belajar sekaligus bermain.

Taman Pintar bisa dikunjungi pada pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB setiap hari. Lokasinya adalah di Jl. Panembahan Senopati No.1-3, tidak terlalu jauh dari Malioboro. Ada banyak moda transportasi yang bisa digunakan untuk mencapai tempat wisata di Jogja ini, mulai dari bus umum, bus Trans Jogja, taksi, delman, becak, atau kendaraan pribadi.

Selain bisa mengunjungi wahana-wahana yang tersedia, anak-anak juga bisa melakukan berbagai aktivitas menyenangkan dan bermanfaat di Taman Pintar. Misalnya, belajar membatik. Sungguh menarik, bukan?

  1. Pantai Parangtritis

Objek wisata lain di Jogja yang juga cukup populer di kalangan wisatawan adalah Pantai Parangtritis. Banyak wisatawan yang menyempatkan diri untuk berkunjung ke objek wisata ini ketika sedang berada di Jogja. Apa sih yang menarik dari Pantai Parangtritis?

Pada umumnya, daya tarik objek wisata pantai terletak pada pasir putihnya yang membentang. Namun, pasir Pantai Parangtritis justru berwarna hitam. Meskipun demikian, pilihan aktivitas rekreasi yang bisa dilakukan di tempat wisata di Jogja ini cukup banyak dan beragam. Beberapa di antaranya adalah bermain air, mengendarai ATV (All Terrain Vehicle), menyusuri pesisir pantai dengan naik bendi, atau sekadar duduk bersantai menikmati pemandangan indah di sore hari.

Bukan hanya itu, pada malam hari, pengunjung juga bisa menikmati suasana pantai yang menakjubkan. Minimnya cahaya akan membuat pemandangan langit di malam hari yang dipenuhi bintang terlihat semakin cantik. Sebagai pelengkap, Anda bisa menikmati kerenyahan jagung bakar sembari menghangatkan badan dengan wedang ronde.

Untuk mencapai tempat wisata ini, pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 27 km dari pusat Kota Jogja ke arah selatan. Namun, jangan khawatir karena ada banyak transportasi umum yang melewati rute ini.

  1. Kebun Binatang Gembiraloka

Melihat keragaman aneka satwa, mulai dari gajah, ular, monyet, hingga burung, adalah sesuatu yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak. Hal itu bisa diwujudkan dengan berkunjung ke Kebun Binatang Gembiraloka, Yogyakarta. Selain melihat-lihat, pengunjung juga diperbolehkan memberi makan binatang-binatang ini. Bahkan, ada pula kesempatan untuk berfoto secara langsung dengan aneka satwa tersebut.

Kebun Binatang Gembiraloka terletak di Jl. Kebun Raya No. 2. Area kebun binatang ini memang cukup luas sehingga bisa menampung puluhan bahkan ratusan jenis satwa. Untuk menuju Gembiraloka, pengunjung bisa memanfaatkan beberapa alat transportasi, termasuk bus. Bagi wisatawan, disarankan untuk datang setelah pukul 08.00 WIB atau sebelum 16.00 WIB. Sebagai biaya masuk, Anda juga harus membayar tiket Rp30.000 per orang.

Karena luasnya area wisata, Anda bisa berkeliling menggunakan kereta mini yang disebut Taring. Kereta ini berkeliling di Gembiraloka dan mengangkut para pengunjung dari satu titik ke titik lain. Ada beragam keseruan lain yang bisa dirasakan saat berkunjung ke kebun binatang Gembiraloka, seperti misalnya perahu boat, kapal katamaran, gajah tunggang, perahu senggol, dan sebagainya.

  1. Museum Affandi

Objek wisata selanjutnya yang bisa dikunjungi di Jogja adalah Museum Affandi. Terletak di Jl. Laksda Adisucipto 167, Museum Affandi menyimpan koleksi lukisan pelukis Affandi semasa ia hidup dan aktif berkarya. Bukan hanya lukisannya, terdapat juga beberapa karya pelukis lain di museum ini. Jika dihitung, ada sekitar 300 benda seni yang ada di Museum Affandi. Ada juga berbagai benda dan koleksi foto yang menggambarkan perjalanan hidup sang pelukis.

Bagi Anda yang gemar melukis, jangan lewatkan tempat wisata di Jogja yang satu ini. Akses transportasi terbilang sangat mudah karena Jl. Laksda Adisucipto termasuk salah satu jalan utama di Jogja. Nah, untuk masuk ke dalam museum, pengunjung perlu membayar tiket masuk seharga Rp20.000 per orang. Jam operasional museum adalah dari pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB setiap hari. Sayangnya, pada hari libur nasional, museum ini tidak dibuka untuk umum.

  1. Alun-Alun Kidul

Pada siang hari, tempat ini tidak tampak begitu menarik. Hanya ada tanah lapang yang luas dengan 2 pohon beringin yang sangat besar tumbuh di tengahnya. Namun, keramaian akan mulai terlihat menjelang sore. Sepeda tandem dan becak hias memadati jalanan yang melingkari Alun-alun Kidul.

Di tempat ini terkenal sebuah tradisi setempat yang disebut “masangin”. Ini adalah prosesi berjalan lurus melewati dua pohon beringin dengan mata tertutup. Biasanya, para pengunjung yang mencoba prosesi ini tidak banyak yang berhasil dan justru melenceng ke kiri atau ke kanan.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati suasana sore hingga malam sambil menikmati wedang ronde atau jagung bakar. Nyanyian merdu para pengamen akan semakin menyempurnakan pengalaman berkunjung ke Jogja kali ini.

  1. Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu adalah salah satu museum kebanggaan warga Jogja karena pernah dinobatkan sebagai museum terbaik di Indonesia. Di dalam museum ini, pengunjung akan diajak untuk melacak sejarah dan kekayaan tradisi serta budaya Indonesiamelalui beragam koleksi yang ada di dalamnya.

Museum ini terletak di Jl. Boyong Km 25 Kaliurang Barat.Untuk mencapainya, paculah kendaraan Anda dari Gerbang Kaliurang sejauh 2 km. Setelah tiba di pertigaan Patung Udang, ambilah jalur ke utara lalu ke kanan. Ada baiknya, Anda menggunakan kendaraan pribadi supaya lebih fleksibel untuk mencapai lokasi.

Museum Ullen Sentalu dibuka untuk umum setiap hari, yaitu pada pukul 09.00 WIB dan sebelum 16.00 WIB. Untuk tiket masuk, pengunjung perlu membayar Rp25.000 per orang. Dengan harga ini, kita sudah bisa melihat-lihat berbagai koleksi kain batik, surat, alat musik tradisional, hingga lukisan yang bernilai sejarah tinggi. Uniknya, di dalam museum ini pengunjung tidak diperbolehkan membawa atau menggunakan kamera. Para pengunjung dilarang untuk memotret isi di dalam Museum Ullen Sentalu.

  1. Tlogo Putri Kaliurang

Saat berlibur ke Jogja, apakah Anda pernah berkunjung ke Kaliurang? Kawasan ini terletak tepat di lereng Gunung Merapi. Untuk tiba di sana, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit berkendara dari pusat kota. Nah, salah satu objek wisata yang layak untuk dikunjungi di Kaliurang adalah Tlogo Putri, Kaliurang.

Tempat wisata di Jogja ini memang tidak terlalu besar. Letaknya tepat di kawasan Terminal Kaliurang. Salah satu hal yang ditawarkannya adalah pemandangan alam yang hijau dengan bukit-bukit yang tegak menjulang menyembul di baliknya. Hawa yang segar pun masih bisa dinikmati tatkala kita berkunjung ke tempat wisata di Jogja ini.

Selain itu, ada pula bendungan kecil yang tepinya sungguh asyik dijadikan sebagai tempat untuk nongkrong. Sambil menikmati teh nasgitel dan jadah tempe, Anda bisa berwisata sembari bercengkerama bersama keluarga atau teman. Di sini, tersedia pula kuliner khas penduduk Kaliurang yaitu sate kelinci.

Untuk masuk ke kawasan wisata Kaliurang, pengunjung hanya perlu membayar Rp3.000 per orang. Apabila tidak terburu-buru, Anda bisa menginap selama satu hingga dua hari di daerah ini. Jangan khawatir, ada banyak pilihan tempat menginap yang terekomendasi dan harganya terjangkau.

6 Tempat Wisata Kuliner Di Jogja yang Wajib Anda Kunjungi!

Tempat Wisata Kuliner di Jogja – Jogja merupakan salah satu kota besar di Indonesia. Kota Jogja disebut sebagai kota pelajar karena di sini banyak terdapat tempat pendidikan berkualitas dari segala jenjang pendidikan. Oleh sebab itulah banyak pelajar dari berbagai tempat mengenyam pendidikan di sini.Jogja memiliki daya tarik sendiri dibandingkan dengan kota lainnya. Jogja juga terkenal dengan kota gudeg. Gudeg merupakan makanan khas kota Jogja.

Karena disebut sebagai kota gudeg, bukan berarti di Jogja hanya terdapat menu makanan gudeg saja. Di sini juga terdapat aneka ragam menu makanan yang memiliki rasa yang sangat lezat.

Pada artikel kali ini kita akan membahas beragam tempat wisata kuliner di Jogja yang wajib dikunjungi.

  1. Kalimik Jogja

Wisata kuliner Jogja Kabupaten Sleman daerah istimewa Jogjakarta pertama yang cukup terkenal yaitu kedai sebuah susu, dimana menyajikan aneka olahan dengan bahan dasar susu yang disulap menjadi beraneka ragam rasa yang lezat. Alamat kedai beradadi jalan Kaliurang, KM. 4,9, Jogja. Mengingat kota Jogja adalah sebuah kota besar yang pastinya akan banyak terdapat kedai yang menjual makanan yang sama, akan tetapi kedai Kalimik sangat digandrungi para pengunjung.

Para pengunjung memadati kedai untuk merasakan sensasi menu yang tersedia.Cafe susu biasa disebut pelanggan sebagai Neneners. Terdapat banyak varian susu yang dapat anda coba, seperti cookies, durian, coklat, dan aneka snack. Pastinya, selain menyehatkan tubuh, susu di sini memiliki rasa yang sangat nikmat.

Di samping itu, porsi yang ditawarkan ada yang medium dan ada pula yang jumbo. Jika ingin memilih yang jumbo, pastikan anda mengosongkan perut terlebih dahulu karena porsi yang akan diguhuhkan benar-benar berukuran jumbo. Untuk tempatnya, cafe ini didesain sedemikian rupa sehingga pengunjung akan merasa nyaman di sini. Lokasinya dibuat semi terbuka dan tidak menggunakan AC, melainkan hanya kipas. Etss…tunggu dulu, walaupun hanya menggunakan kipas, anda tidak akan merasa kepanasan mendapat suport angin dari luar yang tentunya akan lebih sehat jika dibandingkan AC. Cafe wisata kuliner Jogja murah dan enak ini dibuka mulai pukul 11.00 sampai habis.

2. Manggar Manding

Sebagaimana telah kami paparkan bahwa kota Jogja terkenal dengan kota gudeg yang merupakan makanan khas kota Jogja. Seperti kita ketahui bahwa gudeg umumnya berbahan dasar nangka muda. Akan tetapi di Manggar Mading gudeg dibuat dengan sensai berbeda. Gudeg di Manggar Mading justru terbuat dari manggar atau bunga kelapa yang masih muda.

Gudeg dulunya merupakan menu makanan istimewa di kerajaan yang biasanya disajikan dengan sayur krecek dan tempe bacem. Jadi, jika anda mencicipi gudeg manggar, sama artinya dengan anda telah menikmati sajian istimewa kerajaan.

Manggar dipercaya berkhasiat untuk memancarkan kecantikan. Tak heran jika gudeg manggar ini dulunya sangat disukai para puteri kerajaan. Ada berminat untuk merasakan gudeg manggar? Silahkan datang langsung ke wisata kuliner Jogja murah di jalan Parangtritis KM. 11,5, Bantul, Jogja.

3. Jejamuran

Bagi anda penikmat jamur, anda bisa mencoba wisata kuliner Jogja instagram Jejamuran yang terletak di Niron, Pandowoharjo, Tridadi, Pandowo harjo, Kecamatan Sleman, Kab. Sleman, Jogja.

Di wisata kuliner Jogja sekitar Malioboro Jejamuran, anda akan mendapati menu makanan dengan bahan dasar jamur yang diolah menjadi berbagai macam masakan lezat. Menu andalah yang tersedia di Jejamuran yang biasanya menjadi incaran para konsumen adalah jamur tumis pedas, sate jamur, puyunghai jamur, telur dadar jamur, dan tentunya masih banyak lagi yang tak dapat kami sebutkan satu persatu.

Selain menjual aneka masakan dengan bahan dasar jamur, di sini juga menyediakan minuman yang memberikan kesegaran dan menghilangkan dahaga, yaitu soda gembira yang menjadi minuman favorit para pengunjung saat datang ke sini.

4. Bungong Jeumpa Jogja

Telah hadir wisata kuliner Jogja pagi hari Bungong Jeumpa yang merupakan menu favorit khas Aceh. Bagi anda yang ingin mencoba makanan khas Aceh, anda tak perlu harus datang ke Aceh terlebih dahulu, karena semua menu makanan yang tersedia di sini adalah khas kota Aceh.

Soal rasa, anda tak perlu khawatir karena rasa masakan hampir sama dengan makanan khas Aceh. Banyak masyarakat Jogja dan sekitarnya yang ternyata memberikan sambutan hangat untuk Bungong Jeumpa ini. Tak heran jika di sini menjadi salah satu menu andalan Jogja yang menggugah selera. Karena permintaan para konsumen, Bungong Jeumpa Jogja telah memiliki beberapa cabang.

Salah satu cabang wisata kuliner Jogja dekat malioboro Bungong Jeumpa yang dapat anda kunjungi beralamat di jalan R.W. Monginsidi nomor 12. Alamat lain cabang Bungong Jeumpa yaitu di ruko sagan square dan di Ruko Demangan Niaga, Jalan Demangan Baru. Bagi anda yang ingin menyantap menu masakan khas Aceh, anda bisa datang langsung ke sini.

Menu masakan yang disajikan berbumbu rempah-rempah khas Aceh. Buka dari pukul 8 pagi hingga jam 10 malam. Menu makanan yang dihidangkan berupa martabak, roti cane, nasi goreng, mie Aceh, ayam goreng, dan lain-lain. Tempat wisata kuliner di Yogyakarta yang satu ini juga tersedia kopi yang memiliki rasa enak saat anda menghirupnya.

5. Oseng Mercon Bu Narti

Mercon merupakan jenis mainan yang mengeluarkan suara bising dan bisa berbahaya bagi anak-anak jika mengenainya. Tapi, mercon yang ini berbeda. Taukah anda kenapa disebut oseng mercon? Hal ini dikarenakan masakan oseng yang diolah melalui tangan terampil Bu Narti merupakan sebuah masakan pedas yang tentunya sesuai alias cocok dengan lidah masyarakat Jogja yang menyukai rasa pedas.

Tertarik untuk mengunjungi tempat wisata kuliner pedas di Jogja yang satu ini? Oseng mercon yang ada di sini seperti gajih, tulang muda, kulit dan kikil, babat, rempelo, burung dara, dan lele yang terntunya disatukan dengan cabe rawit pedas. Untuk penangkal pedasnya, di oseng mercon bu Narti juga menyediakan berbagai minuman segar untuk meredakan rasa pedas sekaligus penghilang rasa dahaga.

6. The Sawah, Bantul

The sawah, Bantul merupakan salah satu wisata kuliner malam Jogja yang cukup terkenal. Bagaimana tidak, di sini para konsumen disuguhkan dengan pemandangan yang menarik, dimana restonya terletak di daerah persawahan di Bantul. Sehingga anda dapat menyantap makanan dengan alam terbuka serta udara segar pada area persawahan.

Pelayan-pelayan yang ada di sini terkenal ramah terhadap pengunjung yang datang. Aneka masakan yang disuguhkan merupakan makanan khas Jawa yang tentunya memiliki rasa yang lezat. Menu makanannya seperti sate daging, soto ayam, dan masih banyak lagi. Jadi, 3 kelengkapan tercampur menjadi satu di sini. Bagaimana, anda tertarik dan ingin mencoba?

Tak heran jika di The Sawah, Bantul selalu ramai dibanjiri para pengunjung. Rata-rata pengunjung datang bersama keluarga mereka.

Itulah tadi 6 tempat wisata kuliner di Jogja. Walaupun mungkin masih banyak tempat wisata Jogja yang tidak kami masukan dalam daftar artikel kali ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua terutama untuk menambah informasi bagi anda yang ingin mencari tempat wisata kuliner enak di Jogja. Selamat mencoba.

Makanan Khas Jogja yang Wajib Anda Coba Ketika Berwisata Di sana!

Sebagai salah satu destinasi wisata yang mendunia, yogyakarta mempunyai segudang potensi wisata yang menunggu untuk di ekspose. Salah satunya potensi wisata kuliner yang beragam. Bagi anda yang penasaran dengan ragam makanan khas jogja, berikut kami berikan ulasan lengkap kuliner jogja :

  1. Gudeg

Makanan khas yogyakarta yang terkenal ini tentunya sudah akrab di telinga anda. Hampir setiap pengunjung yang datang ke jogja pasti akan mendatangi rumah makan yang menjual gudeg. Sentra wisata kuliner gudeg di jogja yang paling terkenal berada di sekitaran dekat kampus UGM dan juga sekitar plengkung kraton dekat alun-alun kidul. Gudeg jogja ada tiga jenis, yaitu basah, manggar, dan kering. Bagi anda yang ingin membawa gudeg sebagai oleh oleh, disarankan untuk membeli gudeg kering saja agar tahan lama.

  1. Krecek

Makanan khas jogja selain gudeg adalah sambal krecek yang banyak disukai orang. Sambal krecek biasanya disajikan bersama dengan gudeg manis sehingga dapat menambah selera makan anda. Rasa sambal krecek sendiri dominan pedas dan gurih.

  1. Bakpia Pathuk

Bila anda berada di jogja, jangan bingung untuk membeli oleh oleh makanan khas jogja. Sebut saja bakpia pathuk, maka anda akan dibawa ke sekitar jalan mataram dekat malioboro yang merupakan sentra penjualan bakpia pathuk. Anda dapat memilih bakpia pathuk beraneka merk dan rasa di jalan ini. Tekstur kue yang berasal dari campuran kacang hijau dan gula yang dibalut dengan kulit tepung kemudian dipanggang ini sungguh sangat memanjakan lidah. Bakpia pathuk, krispi diluar namun lembut di dalam.

  1. Yangko

Ketika anda mampir ke jalan mataram sembari membeli bakpia atau ke toko oleh-oleh di wilayah jogja, jangan lupa dengan makanan khas jogja yangko ini. Yangko biasanya berbentuk persegi dengan warna-warna yang cerah sesuai dengan rasanya. Teksturnya lembut, kenyal, dan manis karena terdapat taburan tepung khusus sebagai ciri khas dari kue yangko.

  1. Oseng-oseng Mercon

Mahasiswa jogja pasti sering berburu makanan khas kota jogja ini, yaa namanya oseng-oseng mercon karena masakan ini terkenal sangat pedas. Bagi kalian yang tidak terlalu suka pedas, tetap bisa memesan oseng-oseng mercon kok tapi jangan lupa pesan tanpa cabai ya.

  1. Cilok Gajahan

Makanan ini cukup terkenal dan fenomenal. Bahkan sekarang sudah buka cabang dari yang tadinya hanya dijual memakai gerobak di sekitar alun-alun kidul, sekarang sudah membuka cabang di daerah jalan kaliurang. Meskipun jajanan ini berasal dari jawa barat, namun cilok gajahan mampu menjadi primadona jajanan masyarakat jogja lintas usia.

  1. Cenil

Jika anda mencari makanan ringan khas jogja, maka jawabannya adalah cenil. Meskipun di seantero pulau jawa cenil ini sudah terkenal dan bahkan di setiap daerah mempunyai kekhasan cenil masing-masing, namun tidak ada salahnya anda mencoba cenil khas jogja ini.

  1. Geplak

Makanan khas jogja geplak merupakan salah satu jenis kue tradisional yang masih dilestarikan sampai sekarang. Adonannya terbuat dari kelapa parut yang dicampur dengan tepung dan gula membuat geplak mempunyai rasa manis. Geplak berbentuk bulat-bulat kecil dan berwarna-warni sehingga membuat anda gemas ingin segera menyantapnya.

  1. Coklat Monggo

Coklat monggo merupakan oleh oleh jogja yang tergolong cukup baru. Anda bisa datang ke showroom sekaligus pabrik pembuatan coklat monggo di daerah Kotagede jika ingin membeli coklat monggo. Disini anda juga bisa melihat langsung cara pembuatan coklat monggo sembari mencicipi varian rasa coklat monggo yang beraneka ragam.

  1. Bakmi Jogja

Makanan khas daerah jogja yang juga patut anda coba adalah bakmi jogja. Bakmi jawa jogjakarta merupakan olahan bakmi rebus yang dimasak dengan racikan bumbu khas jawa. Jika anda memesan bakmi jawa jogjakarta, anda bisa juga memesan bakmi nyemek yaitu bakmi yang diberi kuah sedikit sehingga tekstur kuahnya menjadi kental dan nikmat. Salah satu penjual bakmi jawa jogjakarta yang legendaris adalah bakmi pak pele yang terletak di dekat alun-alun kidul.

  1. Gatot Gunungkidul

Makanan khas jogja selain bakpia dan gudeg yang berasal dari gunung kidul adalah gatot. Gatot terbuat dari gaplek atau sejenis singkong yang dikupas lalu dikeringkan dengan dijemur. Kualitas gatot ditentukan dari bahan dasar gapleknya yang istimewa pula.

  1. Walang/Belalang Goreng

Jika anda kebetulan sedang ingin berwisata ke daerah pantai di wonosari, yogyakarta jangan lupa mampir untuk membeli makanan khas jogja yang terkenal ini, yaitu walang atau belalang goreng. Bagi sebagian orang mungkin akan merasa geli dengan makanan yang satu ini, namun siapa sangka bahwa makanan ini memiliki banyak sekali gizi dalam kandungnya.

  1. Nasi Tiwul

Sebagaimana gatot, nasi tiwul ini juga terkenal di kalangan wisatawan dan pengunjung kota jogja. Nasi tiwul ini berasal dari gunung kidul dan sempat menjadi makanan pokok masyarakat gunung kidul. Meskipun nasi tiwul sempat menjadi icon kemiskinan di daerah gunungkidul, namun sekarang makanan ini malah menjadi primadona oleh-oleh khas jogja yang melegenda.

  1. Sego Abang Jirak

Sego abang jirak ini berasal dari Gunung Kidul. Dan asal kalian tahu bahwa makanan ini cukup sehat dan bergizi tinggi. Seperti namanya, makanan ini terdiri dari nasi merah yang disajikan dengan sayur lombok ijo yang istimewa. Ditengah gempuran makanan fast food dan junk food yang berkembang di kota jogja, sego abang jirak masih tetap eksis menemani para pecinta kuliner.

  1. Sayur Lombok Ijo

Sayur lombok ijo adalah makanan khas kota jogja yang biasa dijadikan pendamping sego abang (nasi merah). Citarasa pedas dan gurih dari sayur ini ditambah dengan kuah santan kental serta racikan bumbu khas jawa membuat sayur lombok ijo ini banyak dicari oleh penikmat kuliner khas jogja. Tidak lupa jika anda memakan sayur lombok ijo, tambahkan tempe kedelai sebagai pelengkap. Dijamin, lidah anda akan terus bergoyang.

  1. Bakmi Pentil

Berbelanja di kawasan pusat kota jogja, sempatkan membeli makanan khas jogja di malioboro, yaitu bakmi pentil. Bahan dasar bakmi ini adalah pati ketela. Keunikan dari bakmi pentil ada pada bentuk mie yang panjang dan ukurannya agak besar dari mie biasa. Bakmi pentil memiliki dua warna khas yaitu kuning dan putih. Rasanya pun kenyal, itulah mengapa dinamakan bakmi pentil.