9 Makanan Khas Bali Buat Kamu Traveler Patut DiCoba!

Selain terkenal dengan wisata indahnya, Bali juga dikenal menyimpan berjuta kuliner khas yang enak. Kalau kamu sedang ke Bali, kamu lebih suka wisata ke pantai atau kulineran? Kadang, saat kita liburan ke sana, kita justru makan makanan yang biasa kita konsumsi.

Misalnya seperti nasi goreng, nasi ayam, dan sebagianya. Padahal, ada banyak kuliner khas Bali yang super enak dan tak boleh kita abaikan. Seperti beberapa kuliner berikut ini yang justru sering dilewatkan para traveler saat liburan di Bali:

  1. Nasi Jinggo

Dulu, harga nasi ini sebesar Rp 1.500, sehingga dinamakan “Jinggo”. Artinya 1.500 dalam bahasa Hokian. Bentuknya mirip dengan nasi kucing. Jadi, ada nasi porsi kecil dan beberapa lauk di dalamnya. Biasanya dibungkus daun pisang.

  1. Lawar

Buat kamu yang berpikir lawar ini adalah kelelawar, selamat kamu salah! Lawar merupakan sayur mayur bersama kelapa panggang dan daging cincang. Apabila lawar bewarna merah, berarti ada kandungan darah daging.

  1. Srombotan

Bisa dibilang, srombotan ini menyerupai nasi pecel. Namun, bumbunya bukan bumbu kacang, melainkan santan yang dicampur aneka bumbu atau rempah Indonesia lain. Teksturnya kental dan rasanya enak. Cobain deh!

  1. Babi Guling

Masakan ini dibuat dari anak babi yang diberi aneka macam bumbu dan sayur mayur. Cara memasaknya dengan cara diputar atau diguling. Sehingga tak heran jika dinamakan babi guling. Dapat ditemukan dengan mudah di setiap jalanan di Bali.

  1. Sate Lilit

Dibuat dari daging ikan yang dibalut atau dililit di batang serai, sate lilit ini merupakan khas Bali banget!Apalagi, sate ini tentu lebih sehat dibanginkan yang lain karena rendah lemak, menggunakan daging ikan.

  1. Sate Plecing

Daging sate ini beragam. Mulai dari ayam hingga ikan laut. Bumbunya yang banyak membuat sate ini berbeda, karena menggunakan sambal tomat, bukan bumbu kacang.

  1. Tum Ayam

Cara fan teknik memasaknya mirip dengan pepes. Hidangan ini terdiri dari daging ayam yang dibumbui aneka rempah dan santan.

  1. Bubur Mengguh

Dahulu, bubur ini disajikan saat upacara adat. Bubur ini memiliki campuran santan, kemudian disiram dengan kuah ayam. Uniknya, jika bubur lain semua adonan dicampur, ini ada sayur urap untuk memberi tekstur renyah.

  1. Bebek atau Ayam Betutu

Bisa memilih di antara dua lauk ini, rasa betutu memang sangat unik. Apalagi bumbunya dipijat agar meresap, sekaligus daging bebek atau ayamnya jadi lebih lembut. Setelah itu, dibungkus dengan daun pisang dan dipanggang.

Proses memasaknya cukup lama. Dulu, masakan ini hanya ada saat acara Adat atau Keagamaan. Warga di Bali rata-rata menganut agama Hindu, sehingga di Bali jarang ditemui hidangan daging sapi. Sebab, sapi justru diharamkan bagi umat Hindu. Meski tak ada daging sapi, masakan-masakan khas lainnya sangat menggugah selera.

Jadi sekarang untuk para traveler jangan pernah lewatkan makanan atau kuliner khas Bali ini ya, dijamin semuanya enak-enak kok dan pasti bikin ketagihan deh! Hmm… kalau kamu sudah pernah coba yang mana, nih?

15 Tempat Distinasi Kuliner Di Malang yang Perlu Anda Kunjungi!

Selain sebagai kota pariwisata, Malang memang terkenal sebagai kota kuliner. Ya, 11-12 sama Paris van Java gitu. Di Malang sendiri tak hanya memiliki kuliner yang berbau tradisional, kuliner modern nya juga banyak loh! Berkunjung ke Malang memang tak afdol rasanya jika tidak mencicipi kuliner khas-nya. Coba tebak, apa hayo? Yap benar sekali, Bakso Malang. Eits, tapi tak hanya punya bakso Malang yang lezat itu, kota berhawa sejuk ini masih menyimpan jutaan ragam kuliner yang wajib banget kalian nikmati ketika sedang berlibur disini. Mau tau apa aja? Yuk mari kuliner bareng.

  1. Yuk, nge ice cream dulu di Toko Oen. Iya, biar kayak kaum bangsawan Belanda

Jangan ngaku ke Malang kalau belum singgah di Toko Oen. Begitulah kira kira peribahasa yang bisa dikatakan. Berada di Kota Malang memang serasa wajib hukumnya menikmati hidangan yang ada di Toko Oen. Kelezatan ice creamnya yang telah ada sejak 1930 menjadikan tempat kuliner yang satu ini begitu melegenda. Hingga kini cita rasa dari olahan ice creamnya masih sama tak ada yang dirubah. Hal ini lah yang menjadikan Toko Oen ini masih berjaya hingga saat ini. Selain Ice Cream, Toko Oen juga menyajikan aneka menu lain yang tak kalah lezat seperti aneka steak, nasi goreng, anek kue kering. Dikabarkan bahwa Toko Oen ini adalah tempat nongkrongnya orang orang Belanda pada masa lampau. Dan hingga kini restorant Oen yang berlokasi di Jalan Basuki Rachmad Malang (sekitar Alun alun Malang) ini masih selalu dikunjungi wisatawan mancanegara yang sedang berada di Kota Malang. Kesan tempo doeloe masih terlihat jelas dari asitektur bangunan yang tidak banyak mengalami perubahan, seperti desain interior dengan pintu dan jendela kaca besar, meja kursi dari rotan, dan sebuah piano tua yang akan membawa Anda pada suasana klasik masa lalu.

  1. Berwarna putih bertekstur lembut. Coba tebak, apa hayo? Ya Bakpao Boldy lah

Bakpao merupakan jajanan yang cukup mengenyangkan. Berwarna putih bersih dan bertekstur lembut adalah cirinya. Nah, salah satu tempat yang menjual bakpao paling enak di Malang adalah Bakpao Boldy. Bakpao yang satu ini memiliki citarasa yang khas dan unik. Bakpao-nya diracik dengan olahan bahan bahan nomer satu dan dikerjakan dengan tangan kreatif sang ahli. Bakpao Boldy sendiri telah ada di kota Malang sejak tahun 1950 silam. Berlokasi di Jalan Mangun Sarkoro (dulu bernama Jalan Boldy) cita rasa alami yang lezat adalah salah satu keunggulan yang dimiliki Bakpao Boldy. Beragam variasi rasa yang menarik yang ditawarkan di sini seperti isi daging ayam cincang, ayam kecap, babi kecap, kacang hijau, hingga tausa dan kacang tanah.

  1. Makan di Bakso President Malang yuk, sapa tahu ketularan jadi president

Berkunjung ke Malang rasanya sangat tidak afdol jika belum menikmati sajian kuliner terkenal bernama Bakso. Ya, Malang memang kota yang terkenal dengan sajian kulinernya yang disebut bakso. Bakso sendiri merupakan olahan daging giling yang dibentuk bulat seperti bola. Salah satu tempat makan akso yang lezat ya di Bakso President Malang ini. Bakso Malang President sudah terkenal sejak tahun 1977 dan hingga kini selalu ramai dikunjungi para pelanggan setianya. Yang membedakan Bakso President Malang dengan bakso lainnya adalah pada pilihan isi atau menunya. Bakso President Malang memiliki beberapa variasi pilihan dan campuran, antara lain bakso besar, bakso kecil, bakso urat, bakso telur, bakso goreng, bakso goreng panjang, bakso tulang muda, bakso goreng udang, siomay basah, siomay goreng, jeroan paru, dan lain-lain. Penasarn ingin mencoba? Datang aja langsung ke Jalan Baranghari No. 5 Malang (tepat di belakang hotel Savana).

  1. Malam minggu bingung mau kemana? Mari berkuliner malam aja di Pos Ketan Legenda 1967

Begitu mendengar namanya, Anda pasti sudah bisa menyimpulkan bahwa kuliner yang satu ini telah ada sejak tahun 1967. Seperti namanya yang, tempat makan yang satu ini telah melegenda di kawasan Malang Raya. Pos Ketan Legenda 1967 sendiri merupakan sebuah tempat makan dimana menyajikan kuliner yang dibuat dari olahan beras ketan. Mungkin masih belum banyak yang tahu bahwa olahan dari beras ketan yang di tanak ini mempunyai cita rasa yang khas. Hal ini terbukti dari setiap harinya Pos Ketan Legenda tidak pernah sepi pengunjung, bahkan pembeli yang datang rela mengantri untuk bisa menikmati kenikmatan seporsi ketan. Menunya sendiri ada beragam seperti ketan bubuk, ketan susu, ketan keju, dan yang terbaru adalah ketan durian. Tak hanya sekedar wisata kuliner biasa, namun tempat ini menawarkan wisata kuliner malam hari di Malang yang seru. Ingin mencoba? Silahkan saja datang ke Jalan KH. Agus Salim Batu (kawasan Alun-alun Batu). Pos Ketan Legenda 1967 buka setiap harinya sejak pukul 3 sore hingga 3 dini hari.

  1. Mau makan nasi tapi takut gendut, mau makan roti tapi gak bisa kenyang. Duh ribet amat. Nih makan di Mie Gajah Mada aja

Mie memang merupakan satu oraktis yang banyak difavoritekan oleh berbagai lapisan masyarakat. Nah di Malang juga ada nih tempat makan yang menyajikan menu hidangan mie sebagai primadonanya. Telah ada sejak zaman dahulu, pamor dari Mie Gajah Mada masih cemerlang hingga saat ini. Terletak di kawasan wilayah Pecinan di Malang, Mie Gajah Mada tak pernah sepi pembeli. Salah satu menu andalan di sini adalah Pangsit Mie Ayam Jamurnya. Hidangan ini terdiri dari semangkuk mie dengan campuran daun selada, suwir ayam, topping jamur kancing, serta wonton (siomai basah) dan tak lupa taburan bawang goreng serta daun bawang. Anda juga dapat memesan kuahnya dalam mangkuk yang terpisah. Tak hanya mie ayam jamur, sajian mie pangsit dan es campurnya juga sangat drekomendasikan. Untuk menikmati kelezatannya, Anda hanya berlu datang ke Jalan Pasar Besar No. 17, Malang.

  1. Mau kuliner yang gak biasa? Ayo aku ajakin ke Sate Landak & Biawak Bu Ria

Kuliner yang satu ini memang terdengar sedikit ekstrim. Bagaimana tidak, mendengar namanya saja, Anda pasti sudah membayangkan hewan yang cukup mengerikan, berduri panjang dan runcing di sekujur tubuhnya yang kaku. Bagi Anda yang masih awam atau belum pernah terbiasa, mungkin akan berfikir dua kali untuk mencoba kuliner yang satu ini. Namun, perlu Anda tahu bahwa dibalik fikiran dan rasa taut Anda tersebut, daging dari hewan berduri tajam ini mempunyai protein yang tinggi. Untuk soal rasa tidak perlu takut, karena dijamin olahan dari landak ini bercita rasa lezat tak kalah dari sate sate jenis lain. Selain tekstur daging yang lembut, di Sate Landak Bu Ria ini perpaduan bumbu-bumbu rahasianya menjadikan sate landak ini begitu lezat. Bagaimana tertaik untuk mencoba? Tenang, tak perlu mengumpulkan nyali kok, hehe. Cukup datang saja ke Sate Landak & Biawa Bu Ria yang berlokasi di Jalan Raya Bugis No. 47 Saptorenggo, Pakis Malang. Rumah makan ini buka sejak pukul 9 pagi hingga 9 malam.

  1. Depot Rawon Nguling, sajian si hitam yang sangat lezat di lidah

Rawon adalah salah satu kuliner khas yang dimiliki kota Malang. Kuliner legendaris yang satu ini sudah sangat terkenal dan mudah didapat di berbagai tempat makan. Rawon sebenarnya adalah sajian sup daging sapi namun kuahnya berwarna hitam karena menggunakan bumbu khas bernama kluwak. Citarasa alami khas Indonesia terasa lebih kuat karena makanan ini diracik dengan bumbu-bumbu tradisional, seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, kunyit, serai, ketumbar, cabe, dan minyak nabati. Salah satu tempat makan yang menyajikan menu rawon yang lezat adalah Depot Rawon Nguling. Rumah makan yang berlokasi di Jalan Zaenal Arifin No. 62 Malang ini menghadirkan sajian rawon yang berbeda. Perbedaanya terletak pada tekstur dagingnya yang tak terlalu kecil namun tetap terasa lembut alias tidak alot. Di Rawon Nguling ini Anda bisa mendapatkan hidangan rawon yang istimewa dengan kuahnya yang tidak terlalu pekat, serta tidak mengandung banyak lemak.

  1. Kelezatan Pecel Kawi, menu sarapan pagi paling wajib di Malang

Pecel memang menjadi salah satu menu favorite yang ada di kota Memang. Biasanya menu yang satu ini cocok dimakan di pagi hari untuk mengsis energi sebelum beraktivitas. Pecel sendiri merupakan hidangan yang terdiri dari nasi putih, sayuran, lauk pauk, dan disiram dengan bumbu kacang yang lezat serta dihidangkan bersama rempeyek yang gurih dan renyah. Salah satu tempat makan yang menyediakan menu hidangan ini adalah Pecel Kawi. Pecel Kawi menawarkan cita rasa yang berbeda dari pecel kebanyakan. Konon Pecel Kawi telah terkenal sejak tahun 1979 silam dan hingga sekarang namanya mash sangat dikenal. Kepopuleran Pecel Kawi bukannya tanpa alasan. Kuliner Malang yang satu initerkenal dengan bumbu kacangnya yang gurih dan lebih kental. Perbandingan rasa manis, asin, dan gurihnya cukup seimbang sehingga menciptakan citarasa pecel yang lezat. Buka sejak pagi hari, Pecel Kawi selalu ramai diserbu pembelinya. Pecel Kawi asli Malang ini berlokasi di Jalan Kawi Atas No. 43B Malang.

  1. Soto Geprak Mbah Djo, kuliner lezat dengan selingan atraksi yang mengagetkan di sela sela pembuatannya

Kuliner Malang memang tidak pernah habisnya jika ditelusuri satu per satu. Nah ini dia salah satu kuliner yang telah melegenda di kota tercinta ini, Soto Geprak Mbah Djo. Tempat makan yang memiliki desain dengan dominasi warna kuning dan kombinasi hijau muda ini telah dikenal sejak tahun 1959 lalu. Kemasyuran Soto Geprak Mah Djo bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan soto disini menggunakan racikan bumbu bumbu tradisinal yang berkualitas sehingga menghaslkan cita rasa yang kuat dan khas. Bahkan saking lezatnya, dikabarkan racikannya dapat didau dengan sajian soto mahal ala restaurant mewah. Mungkin banyak yang penasaran mengapa kuliner ini dinamakan Soto Geprak. Hal ini berawal dari kebiasaan Mbah Djo yang suka menggeprak (menghancurkan) daging dengan cara memukul-mukul hingga empuk. Berawal dari hal tersebut, kemudian namanya dikenal dengan sebutan Soto Geprak Mbah Djo. Selain soto sebagai menu utama, tersedia juga sajian hidangan lainnya seperti bebek goreng, ayam goreng, bakso, dan aneka minuman. Siap mencoba? Silahkan saja datang langsung ke Jalan Letjen S. Parman Malang.

  1. Mau nongkrong tapi lagi tanggal tua? Sini dateng ke Cafe Jagung Jaya Abadi aja, dijamin gak bikin jebol kantong kamu

Kota Malang memang terkenal dengan hawanya yang dingin dingin sejuk bikin kangen gitu. Nah untuk meterralisir rasa kangen, eh salah, rasa dingin maksudnya, diperlukan sajian kuliner yang hangat hangat. Salah satu tempat makan yang bisa memberikan itu semua adalah Cafe Jagung Jaya Abadi. Di cafe ini tersedia menu jagung bakar beraneka rasa, mulai dari coklat, keju, original, asin, manis, pedas, baberque semua ada disini. Kalo Anda ngjakin pasangan makan jagung bakar biasanya kan dia nolak karena katanya ribet makannya. Nah Cafe Jagung Jaya Abadi ini gak bakal ribet, kenapa? Karena jagung bakarnya bisa diserut juga sehingga cara makannya lebih praktis. Di Cafe Jagung Jaya Abadi tidak hanya tersedia jagung bakar aneka rasa saja. Beberapa kuliner lainnya, seperti pisang goreng dan roti bakar dapat menjadi menu alternatif lain. Juga tersedia aneka minuman mulai kopi, teh, susu murni, hingga STMJ (Susu Telur Madu Jahe). Kuliner malam yang satu ini berlokasi di Jalan Pulosari, Blimbing dan buka setiap harinya sejak pukul 5 sore.

  1. Dingin dingin gini enaknya ‘nganget’ di Warung Ronde Titoni nih

Ronde merupakan salah satu alternatif kuliner yang bisa Anda kunjungi di Kota Malang. Nah salah satu tempat kuliner yang menyediakan menu ronde adalah Warung Ronde Titoni. Warung ronde ini sudah terkenal di Malang Raya sejak tahun 1948. Selain menjadi tujuan wisata kuliner di Malang, warung ini juga menjadi tempat nongkrong favorite di malam hari. Selain wedang ronde, Warung Ronde Titoni menyediakan aneka menu kuliner penghangat tubuh lain seperti kacang kuah, roti goreng, angsle dan cakue. Ada hal perlu Anda tahu bahwa wedang ronde dan angsle terbilang hampir mirip. Hanya saja jika ronde menggunakan kuah dari air jahe, maka kuah angsle terbuat dari santan. Isian angsle juga lebih banyak, yaitu potongan roti tawar, petulo (kembang mayang), kacang hijau rebus, dan kacang tanah sangrai. Angsle juga memiliki aroma lebih harum karena menggunakan bahan vanili dan daun pandan. Tertarik untuk mencoba? Silahkan satang ke Jalan Zainal Arifin Malang.

  1. Gak percaya kalo mangkok mie bisa dimakan? Coba buktiin sendiri di Resto Hot Cwie Mie Malang

Cwie Mie merupakan sajian hidangan mie yang hampir sama dengan mie ayam, namun yang membedakan adalah sajian cwie mie bukan menggunakan potongan ayam melainkan menggunakan aya, yang dihancurkan lembut mirip dengan abon. Cwie Mie Malang ini juga terbilang memiliki cita rasa yang unik. Jika mie pada umumnya memiliki rasa yang cenderung manis, lain halnya dengan Cwie Mie yang justru cenderung lebih asin. Cwie Mie Malang ini biasanya disantap dengan kuah gurih, daun selada segar, serta taburan bawang goreng. Uniknya lagi, makanan khas Malang yang satu ini disajikan dengan menggunakan mangkuk yang terbuat dari kulit pangsit sehingga bisa dimakan. Penasaran dengan kelezatan Cwie Mie Malang silahkan saja datang ke Jalan Raya Mojorejo No. 99 Junrejo, Batu.

  1. Mampir makan di Depot Hok Lay dulu, sapa tau ketularan jadi legendaris juga

Ada lagi nih yang legendaris di Malang, bernama Depot Hok Lay. Depot Hok Lay sendoro merupakan salah satu tempat kuiner yang unik. Bagaimana tidak, letaknya yang berdiri di Kota Malang atau lebih tepatnya di Jalan KH. Ahmad Dahlan Malang namun menawarkan sajian kuliner yang disominasi makanan khas Semarang yakni lumpia. Tak hanya makanannya saja yang unik, dari segi arsitektur bangunannya juga. Kesan vintage terlihat dari perabotan arsitektur bangunan, mulai dari meja kursi ukiran kayu, jendela dengan kaca ukuran besar, dan lantai dari jenis tegel kuno. Depot Hok Lay memang sudah dikenal sejak lama yakni sejak 1946 lampau. Di tempat makan yang satu ini terdapat satu jenis minuman yang tak bisa Anda temukan ditempat lain yang merupakan salah satu icon disini yakni bernama Fosco. Sebuah minuman yang bercita rasa sangat khas karena terbuat dari coklat dan susu murni yang kemudian disajikan dalam kondisi dingin. Uniknya lagi, minuman Fosco dikemas dalam botol kaca Minuman ini konon dibuat dari resep asli Belanda dan menjadi minuman favorite sejak dulu.

  1. Mau yang ala ala Timur Tengah? Datang aja ke Rumah Makan Cairo

Rumah Makan Cairo, dari namanya saja Anda pasti sudah bisa menebak bahwa ini adalah tempat makan Timur Tengah. Dan tebakan Anda tepat sekali. Rumah Makan Cairo memang menawarkan aneka olahan menu bercita rasa khas Timur Tengah. Rumah makan ini telah ada sejak 1953 lalu. Di sini tersedia berbagai menu dari olahan daging kambing seperti sate, gule, nasi kebuli, nasi mandhi, nasi biryani, krengsengan bahkan kambing guling juga ada di Rumah Makan Cairo Malang ini. Selain menu berat, tersedia pula camilan berupa martabak telor serta roti maryam. Yang menjadikan Rumah Makan Cairo berbeda dengan rumah makan lain adalah disini olahan daging kambingnya sama sekali tidak berbau. Teksturnya yang lembut dan gurih ditambah dengan bumbunya yang komplit menghadirkan hidangan yang lezat. Tak hanya itu, di Rumah Makan Cairo juga menyediakan susu kambing etawa murni yang sangan baik untuk kesehatan Anda. Bagi Anda yang ingin mencoba silahkan datang ke Jalan Kapten P. Tendean, Malang pada pukul 8 pagi hingga 10 malam.

  1. Ini nih kesukaan para wanita, Putu Lanang Celaket

Putu merupakan salah satu jajanan favorite yang bisa Anda temukan di Kota Malang. Putu sendiri merupakan sajian makanan yang terbuat dari tepung beras yang diisi dengan gula merah, kemudian di kukus hingga matang. Disajikan di atas daun pisang dengan ditaburi parutan kelapa yang gurih, hidangan kuliner yang satu ini sanat lezat. Salah satu tempat kuliner yang menyajikan jajanan putu adalah Putu Lanang Celaket. Salah satu tempat kuliner legendaris di Malang ini sudah dibuka sejak 1935 dan hingga sekarang tidak pernah sepi pembeli. Selain menu putu, di Putu Lanang Celaket juga menghadirkan menu lain seperti cenil, lupis, getuk yang bisa memanjakan lidah Anda. Tak hanya dimakan di tempat, kuliner ini juga bisa Anda bawa pulang sebagai oleh oleh. Berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gang Buntu RT 03 Malang, Putu Lanang Celaket menjadi pilihan jajanan yang menyehatkan.

Makanan Khas Jogja yang Wajib Anda Coba Ketika Berwisata Di sana!

Sebagai salah satu destinasi wisata yang mendunia, yogyakarta mempunyai segudang potensi wisata yang menunggu untuk di ekspose. Salah satunya potensi wisata kuliner yang beragam. Bagi anda yang penasaran dengan ragam makanan khas jogja, berikut kami berikan ulasan lengkap kuliner jogja :

  1. Gudeg

Makanan khas yogyakarta yang terkenal ini tentunya sudah akrab di telinga anda. Hampir setiap pengunjung yang datang ke jogja pasti akan mendatangi rumah makan yang menjual gudeg. Sentra wisata kuliner gudeg di jogja yang paling terkenal berada di sekitaran dekat kampus UGM dan juga sekitar plengkung kraton dekat alun-alun kidul. Gudeg jogja ada tiga jenis, yaitu basah, manggar, dan kering. Bagi anda yang ingin membawa gudeg sebagai oleh oleh, disarankan untuk membeli gudeg kering saja agar tahan lama.

  1. Krecek

Makanan khas jogja selain gudeg adalah sambal krecek yang banyak disukai orang. Sambal krecek biasanya disajikan bersama dengan gudeg manis sehingga dapat menambah selera makan anda. Rasa sambal krecek sendiri dominan pedas dan gurih.

  1. Bakpia Pathuk

Bila anda berada di jogja, jangan bingung untuk membeli oleh oleh makanan khas jogja. Sebut saja bakpia pathuk, maka anda akan dibawa ke sekitar jalan mataram dekat malioboro yang merupakan sentra penjualan bakpia pathuk. Anda dapat memilih bakpia pathuk beraneka merk dan rasa di jalan ini. Tekstur kue yang berasal dari campuran kacang hijau dan gula yang dibalut dengan kulit tepung kemudian dipanggang ini sungguh sangat memanjakan lidah. Bakpia pathuk, krispi diluar namun lembut di dalam.

  1. Yangko

Ketika anda mampir ke jalan mataram sembari membeli bakpia atau ke toko oleh-oleh di wilayah jogja, jangan lupa dengan makanan khas jogja yangko ini. Yangko biasanya berbentuk persegi dengan warna-warna yang cerah sesuai dengan rasanya. Teksturnya lembut, kenyal, dan manis karena terdapat taburan tepung khusus sebagai ciri khas dari kue yangko.

  1. Oseng-oseng Mercon

Mahasiswa jogja pasti sering berburu makanan khas kota jogja ini, yaa namanya oseng-oseng mercon karena masakan ini terkenal sangat pedas. Bagi kalian yang tidak terlalu suka pedas, tetap bisa memesan oseng-oseng mercon kok tapi jangan lupa pesan tanpa cabai ya.

  1. Cilok Gajahan

Makanan ini cukup terkenal dan fenomenal. Bahkan sekarang sudah buka cabang dari yang tadinya hanya dijual memakai gerobak di sekitar alun-alun kidul, sekarang sudah membuka cabang di daerah jalan kaliurang. Meskipun jajanan ini berasal dari jawa barat, namun cilok gajahan mampu menjadi primadona jajanan masyarakat jogja lintas usia.

  1. Cenil

Jika anda mencari makanan ringan khas jogja, maka jawabannya adalah cenil. Meskipun di seantero pulau jawa cenil ini sudah terkenal dan bahkan di setiap daerah mempunyai kekhasan cenil masing-masing, namun tidak ada salahnya anda mencoba cenil khas jogja ini.

  1. Geplak

Makanan khas jogja geplak merupakan salah satu jenis kue tradisional yang masih dilestarikan sampai sekarang. Adonannya terbuat dari kelapa parut yang dicampur dengan tepung dan gula membuat geplak mempunyai rasa manis. Geplak berbentuk bulat-bulat kecil dan berwarna-warni sehingga membuat anda gemas ingin segera menyantapnya.

  1. Coklat Monggo

Coklat monggo merupakan oleh oleh jogja yang tergolong cukup baru. Anda bisa datang ke showroom sekaligus pabrik pembuatan coklat monggo di daerah Kotagede jika ingin membeli coklat monggo. Disini anda juga bisa melihat langsung cara pembuatan coklat monggo sembari mencicipi varian rasa coklat monggo yang beraneka ragam.

  1. Bakmi Jogja

Makanan khas daerah jogja yang juga patut anda coba adalah bakmi jogja. Bakmi jawa jogjakarta merupakan olahan bakmi rebus yang dimasak dengan racikan bumbu khas jawa. Jika anda memesan bakmi jawa jogjakarta, anda bisa juga memesan bakmi nyemek yaitu bakmi yang diberi kuah sedikit sehingga tekstur kuahnya menjadi kental dan nikmat. Salah satu penjual bakmi jawa jogjakarta yang legendaris adalah bakmi pak pele yang terletak di dekat alun-alun kidul.

  1. Gatot Gunungkidul

Makanan khas jogja selain bakpia dan gudeg yang berasal dari gunung kidul adalah gatot. Gatot terbuat dari gaplek atau sejenis singkong yang dikupas lalu dikeringkan dengan dijemur. Kualitas gatot ditentukan dari bahan dasar gapleknya yang istimewa pula.

  1. Walang/Belalang Goreng

Jika anda kebetulan sedang ingin berwisata ke daerah pantai di wonosari, yogyakarta jangan lupa mampir untuk membeli makanan khas jogja yang terkenal ini, yaitu walang atau belalang goreng. Bagi sebagian orang mungkin akan merasa geli dengan makanan yang satu ini, namun siapa sangka bahwa makanan ini memiliki banyak sekali gizi dalam kandungnya.

  1. Nasi Tiwul

Sebagaimana gatot, nasi tiwul ini juga terkenal di kalangan wisatawan dan pengunjung kota jogja. Nasi tiwul ini berasal dari gunung kidul dan sempat menjadi makanan pokok masyarakat gunung kidul. Meskipun nasi tiwul sempat menjadi icon kemiskinan di daerah gunungkidul, namun sekarang makanan ini malah menjadi primadona oleh-oleh khas jogja yang melegenda.

  1. Sego Abang Jirak

Sego abang jirak ini berasal dari Gunung Kidul. Dan asal kalian tahu bahwa makanan ini cukup sehat dan bergizi tinggi. Seperti namanya, makanan ini terdiri dari nasi merah yang disajikan dengan sayur lombok ijo yang istimewa. Ditengah gempuran makanan fast food dan junk food yang berkembang di kota jogja, sego abang jirak masih tetap eksis menemani para pecinta kuliner.

  1. Sayur Lombok Ijo

Sayur lombok ijo adalah makanan khas kota jogja yang biasa dijadikan pendamping sego abang (nasi merah). Citarasa pedas dan gurih dari sayur ini ditambah dengan kuah santan kental serta racikan bumbu khas jawa membuat sayur lombok ijo ini banyak dicari oleh penikmat kuliner khas jogja. Tidak lupa jika anda memakan sayur lombok ijo, tambahkan tempe kedelai sebagai pelengkap. Dijamin, lidah anda akan terus bergoyang.

  1. Bakmi Pentil

Berbelanja di kawasan pusat kota jogja, sempatkan membeli makanan khas jogja di malioboro, yaitu bakmi pentil. Bahan dasar bakmi ini adalah pati ketela. Keunikan dari bakmi pentil ada pada bentuk mie yang panjang dan ukurannya agak besar dari mie biasa. Bakmi pentil memiliki dua warna khas yaitu kuning dan putih. Rasanya pun kenyal, itulah mengapa dinamakan bakmi pentil.